eFiling PPN OnlinePajak dengan eFaktur 3.0

Tersedia pada: 

Semua paket dan produk.


Aplikasi e-Faktur Desktop versi 3.0 telah hadir dan wajib digunakan oleh wajib pajak pengusaha kena pajak (PKP) mulai tanggal 1 Oktober 2020. Dengan fitur terbaru ini, wajib pajak tidak perlu lagi mengisi data mereka ke dalam SPT Masa PPN secara manual. Wajib pajak hanya perlu memeriksa data yang telah terekam dalam prepopulated SPT Masa tersebut. Jika sudah sesuai, wajib pajak dapat membuat serta melaporkan SPT Masa melalui sistem OnlinePajak.


Berikut adalah langkah eFiling untuk melaporkan pajak PPN melalui OnlinePajak:

Tahap Aktivasi:

  1. Setelah Anda login, pilih menu Aktivasi PPN e-Filing,
  2. Klik Tombol Aktifkan,
  3. Lengkapi data PKP Anda,
  4. Lengkapi data Penandatangan,
  5. Upload sertifikat digital beserta lenghapi Passphrase, checklist kolom persetujuan, kemudian klik Finish,
  6. Apabila proses aktivasi berhasil akan muncul seperti gambar berikut, pada halaman PPN Anda.

Tahap Lapor Cara 1:

    1. Pilih menu PPN e-Filing Baru,
    2. Untuk memunculkan seluruh data yang telah Anda buat melalui aplikasi eFaktur 3.0, klik tombol Lihat SPT, (Akan muncul jumlah perhitungannya di SPT 1111 dan 1111 AB),
    3. Setelah Anda periksa kembali, dan seluruh transaksi sudah sesuai, Anda dapat klik tombol Lapor SPT. (Pastikan periode yang akan Anda laporkan sudah terbayarkan, jika belum, silahkan lakukan pembayaran di sini)
    4. Setelah berhasil, Anda dapat unduh BPE tersebut pada tombol Download BPE

      Tahap Lapor Cara 2:

        1. Setelah Anda login, pilih menu PPN e-Filing Baru,
        2. Klik tombol Coba Sekarang,
        3. Pilih Masa Pajak, kemudian klik tombol Posting SPT, kemudian akan muncul seluruh transaksi yang telah Anda buat melalui eFaktur Desktop 3.0 (Akan muncul jumlah perhitungannya di SPT 1111 dan 1111 AB).

      Catatan:

      Pembuatan eFaktur baik pembelian ataupun penjualan yang telah Anda buat pada aplikasi DJP Online, setelah Anda klik Posting SPT, akan muncul pada rangkuman atau summary Perhitungan PPN, tidak termasuk lembar transaksi tersebut.