Cara Membuat Bukti Potong

Tersedia pada: 

Semua paket dan produk.


Bukti potong pajak merupakan salah satu elemen yang tidak terlepaskan ketika selesai membayar pajak. Jika dengan menggunakan metode pembayaran pajak manual, Anda akan memperoleh bukti potong fisik berupa kertas, akan tetapi di era digital sekarang ini, Anda bisa membuat bukti potong melalui aplikasi e-Bupot.

Berikut ini adalah cara membuat e-Bupot PPh 23 (vendor Indonesia) / e-Bupot PPh 26 (vendor negara lain) melalui aplikasi OnlinePajak:

  1. Setelah Anda masuk pada fitur e-Bupot PPh 23/26, klik tombol + Tambah, dan pilih jenis e-Bupot yang akan Anda buat;
  2. Lengkapi data Identitas Lawan Transaksi, dapat menggunakan NPWP atau Nomor KTP) serta lengkapi Dasar Pemotongan (apakah merupakan faktur pajak, invoice, pengumuman atau lainnya), jika Anda memiliki dokumen referensi lainnya, klik tombol Tambah Dokumen;
  3. Pilih salah satu tanpa fasilitas, surat keterangan bebas, ditanggung oleh pemerintah pada kolom Fasilitas, dan lengkapi Objek Pajak (pastikan tanggal bukti potong sesuai dengan tanggal invoice), setelah itu klik tombol Simpan;
  4. Pada halaman bukti potong yang telah Anda buat, pilih menu Approve Draft;
  5. Setelah berhasi, maka status akan berubah menjadi Approved dan Nomor Bukti Potong beseta Nama Lawan Transaksi akan muncul secara otomatis;