Cara Membuat Data Karyawan Dan Lapor PPh 21 Di OnlinePajak

Tersedia pada: 

Semua paket dan produk.


Cara perhitungan PPh 21 2016 dengan PTKP 2016 (PTKP terbaru) dapat dilakukan secara otomatis dan akurat dengan OnlinePajak. Bahkan dengan fitur impor data yang menggunakan template dari OnlinePajak, pengguna dapat dengan mudah memindahkan data gaji karyawan dari software HR, e-SPT atau data di komputer lokalnya untuk mendapatkan hasil penghitungan PPh 21 secara otomatis dengan seketika.

Cara membuat data karyawan silakan mengikuti langkah berikut:

  1. Klik menu Karyawan

  2. Klik + Tambah Karyawan2020-06-04_16-49-39

      Lengkapi Detail Data Karyawan

      • Nama Karyawan

        Isikan nama karyawan yang hendak Anda hitung pajaknya.

      • Penandatangan SPT

        Ceklis berdasarkan nama karyawan yang ditunjuk menjadi penandatangan SPT.

      • Jenis Kelamin

        Isikan jenis kelamin karyawan tersebut.

      • Email Karyawan

        Isikan email karyawan tersebut. 

      • Telepon

        Isikan nomor telepon karyawan tersebut, atau dapat menggunakan nomor telpon kantor

      • NIK

        Isikan NIK (Nomor Induk Karyawan) karyawan tersebut. Bedakan NIK setiap karyawan.

      • NPWP

        Isikan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) karyawan tersebut. Jika belum mempunyai NPWP dapat di isi 00.000.000.0-000.000 namun untuk karyawan yang belum mempunyai NPWP dikenakan 20% lebih besar pajaknya. 

      • KTP

        Isikan KTP (Kartu Tanda Penduduk) karyawan tersebut

      • Alamat

        Isikan alamat karyawan tersebut

      • Status Pernikahan

        Isikan status pernikahan karyawan tersebut. Pada karyawan wanita, status pernikahan ini berpengaruh pada perhitungan PPh Pasal 21. Pada karyawan wanita yang sudah menikah dan memiliki kesepakatan kepemilikan harta bersama dengan suaminya, maka pilih status sebagai lajang. Hal ini dikarenakan suaminya yang menanggung pajaknya dengan dasar perhitungan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) serta status pernikahan dan jumlah tanggungannya.

      • Jumlah Tanggungan

        Silakan sesuaikan dengan karyawan tersebut.

      • Tanggal Berlaku Kontrak

        Pilih secara tepat mulai tanggal kontrak karyawan tersebut (dikarenakan tanggal berlaku kontrak tidak dapat di ubah setelah berhasil dibuat).

      • Status Kepegawaian

        Pilih status kepegawaian karyawan tersebut, apakah karyawan tetap atau tidak tetap. Pilihan status kepegawaian ini berpengaruh pada dasar perhitungan PPh Pasal 21.

      • Posisi

        Isikan posisi atau jabatan karyawan tersebut.

      • Metode Perhitungan Gaji

        Pilih metode perhitungan gaji, apakah gaji yang diterima oleh karyawan tersebut gaji bersih (gross up), atau net atau gaji kotor (gross).

      • Gaji Pokok

        Pada kolom ini, isikan gaji pokok karyawan Anda. Selanjutnya, aplikasi OnlinePajak akan menghitung PPh Pasal 21 secara otomatis.

      • BPJS Ketenagakerjaan

        Rate BPJS Ketenagakerjaan JKK 0,24%, JHT 2%, JK 0,3% dan JP 1 % total menjadi 3,54. Tunjangan premi diisi 100% jika (JP 1% dan JHT 2%) yang seharusnya ditanggung karyawan namun ditanggung oleh Perusahaan, namun (JP 1% dan JHT 2%) ditanggung karyawan sendiri diisi 0%.

        Tanggal mulai pembayaran diisi sesuai tanggal per mulainya membayarkan BPJS atas karyawan tersebut
      • BPJS Kesehatan

        Rate BPJS Kesehatan 1% (ditanggung karyawan) dan 4% (ditanggung perusahaan). Untuk BPJS Kesehatan, jika yang 1% (yang seharusnya ditanggung karyawan) ditanggung perusahaan maka tunjangan preminya diisi 100%. Namun jika yang 1% ditanggung karyawan sendiri, silakan diisi 0%.

        Tanggal mulai pembayaran diisi sesuai tanggal per mulainya membayarkan BPJS atas karyawan tersebut
    1. Klik Simpan dan Hitung Pajak

    2. Pilih Ya Lihat Detail Penghasilan jika ingin melihat detail gajinya dan ingin menambahkan tunjangan lain-lain

    3. Pilih Tidak jika ingin melanjutkan membuat data karyawan lain2020-06-04_17-02-15

    Setelah data karyawan berhasil dibuat, silakan lanjutkan ke tahap pembayaran dan pelaporan.

    1. Klik Hitung Pajak, Pilih periode pajak, lalu klik Unduh Laporan Pajak jika ingin mengexport dalam bentuk excel,

    2. Klik Setor dan Lapor lalu pilih Periode Pajak yang akan dilaporkan, lalu klik Masukkan NTPN atau Bayar.
    3. Klik "Sudah Bayar" apabila Anda sudah melakukan pembayaran diluar PajakPay. Lalu akan muncul halaman ID-Billing yang berisi total pajak yang harus dibayarkan, setelah itu masukkan NTPN dari resi pembayaran, pilih tanggal bayar, lalu klik Bayar.
      Jika belum membuat ID-Billingnya silakan klik disini
      Jika ingin menggunakan PajakPay, silakan klik disini
    4. Setelah itu klik kembali menu "Setor dan Lapor", pilih masa pajaknya lalu klik Lapor.
        2020-06-17_15-07-25 
      2020-06-17_15-09-28

       

    Untuk proses pelaporan terdapat 2 pilihan cara:

    1. Apabila Anda memilih dengan PPh 21 maka Anda cukup lampirkan File PDF bukti pembayaran Anda, setelah itu klik "Lapor". Namun jika nilai pajak Anda masih nihil, maka cukup lampirkan PDF SPT Masa bulan tersebut
    2. Apabila Anda memilih dengan Unduh e-SPT Masa, silakan klik di sini

    Detil Perhitungan Pajak

    Seperti ini detail perhitungan lengkap yang akan dapatkan.

    2020-06-04_17-09-312020-06-04_17-10-02

    Pada kolom ini, isikan gaji pokok dan pendapatan lain-lain karyawan Anda. Selanjutnya, aplikasi OnlinePajak akan menghitung PPh Pasal 21 secara otomatis.

    Dapatkan SPT Masa PPh Pasal 21 Anda

    Selanjutnya klik menu Setor dan Lapor untuk mendapatkan SPT Masa PPh 21 Anda.

    Anda juga dapat mengunduh PDF SPT Masa sesuai dengan simbol Anak Panah diatas.